Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Aku dan Tukul

Aku dan Tukul Nyaris aku tak melewatkan malam tanpa menyaksiakn aksinya. Leluconnya adalah terletak pada kebiasaan menghina. Menghina dirinya sendiri (bibir kepanjangan atau kelebaran) dan juga menghina oranglain. Menurutku, kualitas leluconnya beda. Bukan terletak pada keanehan fisik, tapi tema-tema yang disuguhkan. 

Maka tak heran, tukul pernah di daulat sebagai pelawak paling fenomenal tahun 2009, Pelawak dari Perbalan Semarang yang pada waktu mudal sering tampil melucu di panggung tujuh-belas agustusan, dan Tukul pernah mencari nafkah sebagai sopir omprengan di Semarang. Tukul hijrah ke Jakarta atas ajakan temannya Joko Dewo. Awal bersentuhan dengan dunia lawak Tukul arwana menikah dengan gadis berdarah Padang bernama Susi dan mempunyai anak semata wayang, bernama Vita. 

Setelah menikah Tukul dan keluarga tinggal di sebuah kontrakan di daerah Cipete Utara. Sampai akhirnya Tukul melamar kerja di Radio Humor SK dan bekerja di sana bersama rekan pelawak yang lain seperti Bagito, Patrio, Ulfa dan lain-lain. Nasib mujur Tukul semakin mengental ketika diajak main Lenong Rumpi oleh Ramon Tommybens. 

Dan titik balik karir Tukul mencuat ketika menjadi pendamping Joshua di video klip Air dengan icon diobok-obok-nya. Nama Tukul Arwana semakin melambung ketika TPI mempercayakannya Tukul menjadi Host acara musik “Aduhai” dan Acara “Dangdut Ria” di Indosiar. Dan namanya kian melesat sekarang ini ketika TV 7 Mempercayakan menjadi Host Talks show “Empat Mata”. 

Dan akhirnya, meroket lewat acara talk show tersebut. Pendar-pendar Kesuksesan Jika dulu Tukul tinggal di kontrakan, sekarang Tukul sudah memiliki 3 rumah kontrakan dan 2 rumah besar di Cipete Utara. Di rumahnya Tukul mengumpulkan teman-teman seniman pelawak dari daerah dan membuat markas kecil ajang tukar pikiran dan meramu ide kreatif lawakan. Markas kreatif ini dinamakan Posko Ojo Lali.

Post a Comment for "Aku dan Tukul"